IMG_20260816_111054

Kerja Nyata untuk Negeri, AJ PENA Salurkan 1.000 Paket Sembako Secara Bertahap

PotretNusantara.com MUBA, SUMATERA SELATAN — Asosiasi Jurnalis Pemerhati Aset Nusantara (AJ PENA) kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat melalui program sosial 1.000 Paket Sembako.

Program bertajuk “Kerja Nyata, Pengabdian untuk Negeri” tersebut resmi mulai disalurkan pada Jumat, 14 Agustus 2026, sekaligus menjadi bagian dari kampanye AJ PENA “Jaga Aset untuk Kesejahteraan Masyarakat.”

Pada tahap awal, sebanyak 40 paket sembako telah disalurkan kepada masyarakat. Bantuan tersebut dikemas dalam Paket Kemerdekaan sebagai bentuk kepedulian sosial dalam momentum memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Penyaluran bantuan akan dilaksanakan secara bertahap hingga mencapai target 1.000 paket sembako, dengan melibatkan jejaring AJ PENA, Tim Penggiat Sosial, mitra serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.

Ketua AJ PENA, Megat Alang, mengatakan program tersebut bukan semata-mata kegiatan pembagian bantuan, melainkan bagian dari upaya membangun kepedulian, solidaritas dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kepentingan bersama.

Menurutnya, kampanye “Jaga Aset untuk Kesejahteraan Masyarakat” merupakan salah satu semangat utama AJ PENA dalam menjalankan peran sosial dan organisasi.

“Menjaga aset pada prinsipnya adalah menjaga kepentingan masyarakat. Aset negara dan daerah harus dikelola secara baik, transparan dan bertanggung jawab, sehingga keberadaannya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat melalui pelayanan publik, pembangunan dan peningkatan kesejahteraan,” ujar Megat Alang.

Ia menjelaskan, konsep menjaga aset tidak hanya berkaitan dengan keberadaan barang milik negara atau daerah, tetapi juga mencakup sumber daya, lingkungan, fasilitas publik dan berbagai potensi yang memiliki nilai serta manfaat bagi kehidupan masyarakat.

Karena itu, AJ PENA mendorong tumbuhnya kesadaran bahwa pengawasan, kepedulian dan pemanfaatan aset secara bertanggung jawab bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Megat Alang menegaskan, kehadiran AJ PENA di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas jurnalistik dan penyampaian informasi, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang dapat memberikan manfaat secara langsung.

Penyaluran 1.000 paket sembako menjadi salah satu bentuk konkret dari komitmen tersebut.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kerja sosial dan kepedulian kepada masyarakat harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi kami berharap dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi pemantik semangat gotong royong di tengah masyarakat,” katanya.

Ia juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh mitra, donatur, relawan dan pihak-pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra dan pihak yang telah mendukung program ini. Kami berharap kolaborasi dan dukungan tersebut terus berkembang, sehingga target 1.000 paket sembako dapat direalisasikan dan manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat,” ungkapnya.

Tidak berhenti pada penyaluran bantuan, Tim Penggiat Sosial AJ PENA juga dipersiapkan untuk terus hadir dan mendampingi masyarakat sesuai kapasitas serta ketentuan yang berlaku.

Tim tersebut menjadi bagian dari upaya AJ PENA membangun ruang komunikasi antara masyarakat dengan berbagai pihak, sekaligus mendorong edukasi, kepedulian sosial dan penyampaian aspirasi secara konstruktif.

“Tim Penggiat Sosial AJ PENA selalu siap siaga mendampingi masyarakat dalam berbagai aspek. Kami ingin membangun gerakan yang bukan hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan, tetapi juga mendorong kesadaran, kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kepentingan bersama,” tegas Megat Alang.

Menurut AJ PENA, kesejahteraan masyarakat tidak dapat dipisahkan dari bagaimana aset dan sumber daya yang menjadi kepentingan publik dijaga serta dikelola.

Ketika aset publik terlindungi dan dimanfaatkan secara tepat, masyarakat diharapkan memperoleh manfaat dalam bentuk pelayanan, pembangunan, fasilitas umum dan berbagai program yang mendukung kesejahteraan.

Atas dasar itu, program sosial 1.000 Paket Sembako ditempatkan sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas, yakni membangun kepedulian masyarakat sekaligus memperkuat pesan bahwa menjaga aset berarti menjaga masa depan dan kesejahteraan bersama.

AJ PENA berharap program tersebut dapat menjadi awal dari gerakan sosial yang berkelanjutan dengan melibatkan semakin banyak pihak dalam semangat gotong royong.(STAT HARTA)